Inhibitor Alfa-Glukosidase

()

Inhibitor alfa-glukosidase adalah satu jenis obat untuk diabetes tipe 2 yang bekerja memblok metabolisme pati dengan cara menghambat enzim dalam usus untuk memecah karbohidrat sehingga memperlambat penyerapan glukosa.

Dengan demikian, glukosa darah setelah makan akan naik perlahan sehingga membuat produksi insulin akan menurun di tubuh lebih mampu mengatasi lonjakan gula darah.

Obat kencing manis satu ini bekerja sangat berbeda dari obat lain dari yang telah kita paparkan sebelumnya, tidak ada hubungannya langsung dengan resistensi atau pun produksi insulin.

Manfaat

Mereka sangat berguna untuk orang-orang dengan hiperglikemia postprandial (gula darah tinggi setelah makan) dan untuk mereka yang tidak dapat mengendalikan GD (gula darah) walaupun mereka menjalani terapi kombinasi.

inhibitor-alpha-glukosidase
inhibitor-alpha-glukosidase; gambar: diabetes.co.uk

Inhibitor alfa-glukosidase (IAG) juga tidak menyebabkan kenaikan berat badan atau gula darah rendah (hipoglikemik).

Ada dua obat IAG yang tersedia: –

  1. Acarbose – Dijual dengan merek Precose di Amerika Serikat dan Glucobay, Glucor & Prandase di Eropa dan Amerika Latin.
  2. Miglitol – Nama merek Glyset

Obat oral ini harus diminum bersamaan dengan seteguk makanan pertama Anda, setiap kali makan. Jika Anda melewatkan makanan, Anda juga harus melewatkan pil ini, jika Anda menambahkan makanan, Anda perlu menambahkan pil.

Untuk siapa inhibitor alpha-glukosidase?

IAG cocok untuk penderita diabetes tipe 2 yang kesulitan mengendalikan kadar glukosa darah setelah makan. Ejaan inglish: alpha-glucosidase inhibitors

Obat IAG memiliki manfaat dalam mengurangi gula darah pasca makan sehingga menurunkan HbA1c terutama ketika digunakan dalam kombinasi dengan obat diabetes lainnya.

Obat ini juga meningkatkan kadar GLP-1 pasca makan, hormon yang membantu menunda pencernaan dan mengurangi nafsu makan. Ini berarti mereka tidak meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan, tidak seperti sulphonylureas dan thiazolidinediones.

Berapa dosisnya? Dosis biasanya antara 25-100 mg. tiga kali sehari bersama makan.

Efek samping

Apa Efek sampingnya? Karena cara kerja Inhibitor alfa-glukosidase, efek sampingnya yang paling umum adalah efek pencernaan yang kadang merepotkan dan bikin malu:

  1. Perut kembung,
  2. Gas perut ( sebut saja istilah sopan apa pun yang Anda suka, Anda semua tahu maksud saya.
  3. Diare.

Untungnya ini seringkali bersifat sementara dan dapat dikurangi dengan mengonsumsi karbohidrat yang kurang kompleks seperti roti, nasi, pasta, dan kentang. Juga mulai dengan dosis minimal dan meningkatkannya secara perlahan akan membantu menangani efek samping tersebut.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.