Tes Glukosa Darah

Tes gula darah adalah tes pertama yang perlu kita tangani sendiri dan kita lakukan sendiri, setiap hari. Ini adalah pemantauan kadar glukosa darah (GD) kita sendiri. Peralatan yang dibutuhkan adalah meteran glukosa darah (glukometer), strip tes, dan perangkat lancet (jarum tusuk).

Angka glukosa Meter memang bervariasi di antara produsen sehingga Anda harus membaca manual yang disertakan untuk mendapatkan hasil tes akurat.

Langkah-langkah tes gula darah

Ada beberapa saran umum yang berlaku untuk semua pengguna glukosa meter:

  1. Pertama-tama cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat, bilas dan keringkan dengan kain bersih.
  2. Masukkan setrip uji ke glukosa meter.
  3. Tusuk kan jari yang Anda pilih dengan lancet. Menusuk sisi jari terasa sakit lebih sedikit dari pada ujungnya.
  4. Setelah se tetes darah muncul, tangkap dengan setrip tes.

Hasil pengujian Anda akan muncul di layar digital. Catat hasilnya. Perhatikan bahwa di Amerika hasilnya diukur dalam miligram per desiliter (mg / dL) sementara di Inggris dan di tempat lain pengukuran milimol per liter digunakan. Di Indonesia mengikuti cara amerika.

Anda bingung? Jika ini membingungkan, maka informasi konversi GD anda tersedia di situs ini di Tabel Konversi UK.

Mengapa perlu tes glukosa darah?

Kita perlu menjaga kadar glukosa darah kita dalam batas aman demi kesehatan kita. Ini adalah satu-satunya cara kita mengetahui kontrol gula darah dan apa saja yang memengaruhi mereka.

Tanpa monitoring, kita kehilangan kendali dengan mengabaikan makanan-makanan membuat GD melonjak dan menempatkan kita pada risiko komplikasi serius.

Kapan sebaiknya Anda melakukan tes?

Sampai Anda memahami apa itu diabetes tipe 2 dan bagaimana makanan tertentu bekerja untuk GD Anda, ada baiknya untuk sering menguji. Tes awal harus dilakukan ketika Anda pertama kali bangun tidur. Ini disebut ‘tes gula darah puasa‘ dan memberi Anda titik awal untuk hari itu.

Tes berikutnya dilakukan 2 jam setelah Anda makan, disebut ‘tes gula darah postprandial’. Ini memberitahu Anda seberapa tinggi GD Anda ketika Anda makan makanan tertentu.

Tes ketiga tepat sebelum makan berikutnya dan memberi tahu Anda apakah GD Anda telah kembali ke titik awal sejak makan terakhir tadi.

Kemudian Anda dapat memilih kapan saja untuk tes, baik setelah makan, sebelum pergi tidur, sebelum dan sesudah Anda berolahraga dan bahkan kapan saja ketika Anda merasa ingin mengetahui apa yang terjadi pada gula darah Anda. Ini disebut sebagai tes gula darah acak.

Berapa nilai kadar gula darah seharusnya?

Ada sejumlah ketidaksepakatan di antara para ahli di sini. Dokter Anda akan menentukan berapa kisaran target, ini mempertimbangkan usia, komplikasi, kondisi medis lainnya, dll.

ADA (American Diabetes Association) merekomendasikan kisaran glukosa darah

  • 80 hingga 130 mg / dl (4,4 – 6,7 mmol / l) sebelum makan dan
  • Kurang dari 180 mg / dl pada dua jam setelah makan
  • 100 hingga 140 mg / dl (5.6-7.8mmol / l) pada waktu akan tidur.

Di Inggris merekomendasikan

  • 4 hingga 7mmol / l (72-126mg / dL) sebelum makan.
  • Kurang dari 10mmol / l (180mg / dL) dua jam setelah makan
  • Sekitar 8mmol / l (144mg / dL) pada waktu tidur.

NB: Bagi orang sehat, itu merasa rentang ini terlalu tinggi dan mereka harus berusaha untuk menjaga kadar gula darah antara 4,4 dan 5mmol / l (80 – 90mg / dL) secara permanen.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

%d blogger menyukai ini: